Rabu, 31 Agustus 2016

Ancaman terhadap Lebah Madu

Akhir-akhir ini, di bumi yang semakin tidak sehat, ternayta juga mengancam keberadaan lebah madu di bumi. Ada banyak hal yang bisa mengancam kehidupan lebah. Jika  dibiarkan, maka  lebah bisa terancam punah. Lalu, apa yang bisa dilakukan manusia untuk mencegah punahnya lebah maduVitabumin Jakarta dari muka bumi?
Perlu diketahui bahwa setiap wilayah  di bumi memiliki iklim dan cuaca yang  berbeda-beda. Cuaca adalah keadaan yang terjadi di hari atau minggu ini, apakah hujan, panas, bersalju, ataukan mendung? Sedangkan yang dimaksud dengan  iklim  yaitu tentang keadaan cuaca dari tahun ke tahun.
Perubahan iklim sudah terjadi di banyak tempat di bumi Selama tahun-tahun terakhir ini. Hal ini mempengaruhi banyak hal, termasuk suhu, hujan, salju, permukaan air laut, dan juga terbentuknya badai.
Ada banyak hal yang menyebabkan perubahan iklim. Manusia secara tidak sadar memiliki peran besar dalam hal ini. Seperti halnya ketika manusia menggunakan minyak bumi, gas, dan juga batu bara, semua ini disebut  dengan bahan bakar fosil. Manusia juga menggunakan bahan bakar fosil untuk bahan bakar mobil yang digunakan setiap hari dan juga untuk menjalankan listrik di rumah-rumah. Menggunakan bahan bakar fosil berarti melepaskan gas yang disebut dengan gas karbon diaoksida di atmosfir. Jadi, secara tidak langsung, manusia sudah bergantung pada penggunaan bahan bakar ini.
Kandungan karbon dioksida yang terlalu banyak di atmosfir menjebak panas matahari. Hal ini menghangatkan udara dan juga lautan. Hal inilah yang menyebabkan perubahan  iklim.
Perubahan iklim yang terjadi di setiap wilayah tidaklah sama. Bagian tertentu dari bumi  bisa menjadi lebih dingin dari sebelumnya. Padahal, lebah sendiri tidak mau keluar dari sarang dan mencari nektar ketika cuaca sedang  dingin atau basah. Jika lebah tidak keluarga dari sarang dan mengumpulkan nektar, maka mereka tidak akan mendapatkan nektar dan serbuk sari untuk makan mereka.
Sedangkan, dibagian bumi yang  lain bisa menjadi lebih panas dibandingkan keadaan  normal. Tumbuh-tumbuhan tidak akan bisa tumbuh dan berbunga jika cuaca terlalu panas atau kering. Jika tidak ada bunga  maka lebah madu akan kesulitan mengumpulkan nektar dan juga serbuk sari.
Mungkin, ancaman  terbesar lebah madu, bukan hanya perubahan iklim, namun juga gangguan binatang lain, yaitu tungau.  Tungau merupakan bintang yang menjadi pengganggu bagi hidup lebah. Tungau ini memakan lebah, layaknya nyamuk yang memakan darah manusia.
Tungau pertama kali ditemukan di Asia. Tungau ini tidak terlihat berbahaya dan mengganggu lebah madu. Tetapi, manusia memindahkan  lebah Eropa ke Asia dan begitu juga sebaliknya.
Ketika lebah madu tiba di Amerika Utara, beberapa terinfeksi oleh binatang tungau ini. Tunagu memakan lebah-lebah  Eropa dan inilah yang menyebabkan lebah-lebah menjadi lemah. Lebah madu memiliki banyak sekali  pekerjaan dan bagi lebah yang lemah tidak akan bisa bekerja lebih banyak.  Jika terlalu banyak lebah yang terinfeksi, maka sarang bisa mati.
Masalah lain yang dialami oleh lebah madu yang bisa mengancam kehidupan mereka adalah bahan kimia. Saat ini adalah banyak bahan kimia yang bisa membunuh lebah. Bahan kimia ini membunuh binatang yang memakan tanaman yang beri pestisida, termasuk lebah madu.
Orang-orang menyemperotkan bahan kimia atau pestisida ke serangga yang mereka lihat. Namun mungkin mereka tidak tahu membedakan lebah dengan binatang lain yang mirip dengannya. Faktanya, ada banyak hewan yang memiliki rupa dan bentuk  seperti lebah. Lalu, kenapa binatang-binatang ini bisa mirip dengan lebah? Salah satu alasannya adalah  lebah memiliki perlindungan berupa sengat yang bia melindunginya. Apa yang terjadi jika binatang lain terkena sengatan  lebah?  Binatang lain yang terkena sengatan lebah akan  pergi menjauh meninggalkan si lebah, begitu juga dengan binatang yang  meniru bentuk dan  rupa lebah madu agen Vitabumin Jakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar